Obat Telinga Berair

Kita semua sudah terbiasa hidung kita berair, tetapi jika cairan merembes keluar dari telinga kita, itu masalah lain. Sebagaimana halnya kotoran telinga, keluarnya cairan dari dalam telinga secara medis dikenal dengan otorrea yang kemungkinan bisa jadi sebuah petunujuk bahwa telinga sedang membersihkan dirinya sendiri.

Teapi keluarnya cairan dari telinga mungkin menandakan beberapa kondisi yang jika dibiarkan bisa menimbulkan masalah-masalah yang lebih serius. Misalnya, keluarnya cairan tanpa rasa sakit dari telinga bisa menjadi tanda adanya infeksi saluran pernafasan atau infeksi bakteri, jamur atau virus di dalam telinga.

Dan jika air yang keluar berwarna kuning dan mirip nanah yang mungkin berbau tetapi mungkin juga tidak, itu bisa menunjukkan adanya gendang telinga yang berlubang secara permanen atau terjadinya infeksi telinga tengah kronis secara medis dikenal sebagai otitis media kronis. Infeksi telinga tengah kronis bisa menyebabkan hilangnya pendengaran, polip telinga, kolesteatoma (kista mirip kulit di telinga tengah) dan mastoiditis (sejenis infeksi serius pada struktur tulang di belakang telinga). Jika tidak diobati, baik kolesteatoma maupun mastoiditis bisa menimbulkan meningitis dan bahkan kematian.

Berdasarkan perjalanan klinis dari telinga berair  atau yang disebut dengan otitis media dapat dibagi menjadi otitits media akut dan otitis media kronis. Ototitsis media akut sering kali diawali dengan infeksi pada saluran napas yang menyebar ke telinga tengah melalui saluran Esutachius. Sebagian masyarakat Indonesia menyebut telinga berair sebagai “congek”.

Telinga berair yang disebut juga dengan congek, jika terus dibiarkan dalam waktu yang cukup lama tentunya akan berakibat fatal. Beberapa kasus penderita telinga berair menempuh jalan dengann melakukan operasi pengeluaran cairan di dalam telinga. Umumnya pengobatan telinga berair ini  adalah dengan pemberian antibiotik. Tujuannya, agar infeksi yang mendasari telinga berair dapat sembuh.

Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mengobati telinga berair adalah :

1. Dengan pemberian antibiotik

Pengobatan telinga berair adalah dengan pemberian antibiotik. Tujuannya agar telinga tidak terinfeksi dan hal yang menadasari infeksi pada telinga berair cepat sembuh. Antibiotik yang umumnya banyak diberikan oleh para medis atau yang dapat dibeli di toko obat atau apotik. Antibiotik ada yang berupa tetes atau diminum.

Jika sudah diobati dengan antibiotik namun tak kunjung sembuh. Disarankan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter spesialis THT untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat. Bisa saja telinga berair disebabkan oleh jamur atau alergi atau karena adanya infeksi kronis pada tulang di dalam telinga tengah.

2. Jika terjadi infeksi berulang

Jika penyebab infeksi sudah dapat diatasi, dokter akan melakukan perbaikan pada gendang telinga yang bocor. Tujuannya, selain untuk memperbaiki pendengaran, juga untuk mencegah timbulnya infeksi berulang di kemudian hari.

Tapi jika gendang telinga tidak bisa lagi diperbaiki, maka penderita harus memperhatikan hal-hal berikut agar infeksi telinga tidak sering berulang:

- Jangan mengorek telinga terlalu sering dan terlalu dalam.
- Jangan sampai air masuk ke dalam telinga. Saat mandi atau berenang, sebaiknya gunakan sumbat telinga.
- Segera lakukan pengobatan ketika sakit batuk pilek, karena kumannya dapat menjalar ke telinga melalui saluran eustachius (saluran yang menghubungkan telinga dan tenggorokan)


=====================================

>>> THM – Obat Tetes Telinga Alami Untuk Membantu Membersihkan Telinga, Mengembalikan Fungsi Telinga dan Pendengaran, Mengobati Berbagai Gangguan Sakit Telinga, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Telinga Berair and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>